Fenomena krisis iman telah banyak menjangkiti muslim di Indonesia.
Maraknya konversi agama (murtad) merupakan salah satu bukti yang cukup
jelas.
Salah satu fenomena tersebut terekam jelas dalam sebuah dialog antar
hati antara seorang dosen dan mahasiswanya di sebuah Perguruan Tinggi
swasta yang menyandang atribut keislaman di Surakarta. Kebetulan saja
mahasiswa tersebut mengambil jurusan ushuluddin.
Kata ushuluddin seringkali diplesetkan menjadi uculuddin (kata “ucul” dalam Bahasa Jawa berarti “lepas”, jadi kata uculudin dimaknai dengan “lepas dari agama”) yang cukup mewakili fenomena konversi agama para mahasiswa tersebut.
Dosen : “Saya dengar dari teman-temanmu kamu sudah pindah agama. Apa kabar itu benar?”
Mahasiswa : “Benar Pak. saya hari ini adalah penganut agama Kristiani.”
Dosen : “Lho. kenapa kamu harus pindah agama?”
Mahasiswa : “Saat ini saya sedang memperdalam
Perbandingan Agama, Pak. Saya mempelajari secara mendalam agama lain
secara langsung dengan menganutnya. Dengan demikian penilaian saya
terhadap spiritualitas dan ajaran agama lain akan lebih objektif dan
mendalam. Hal ini juga untuk mengetahui tentang berbagai fenomena
pengalaman bathin yang dialami oleh sejumlah penganut agama.”
Dosen : “Apakah berarti pada hari lain kamu juga kan pindah ke agama lain lagi?”
Mahasiswa : “Tentu saja, Pak. Saya pasti akan melakukannya.”
Dosen : “Oh. Kalau begitu sebaiknya kamu kembali
masuk Islam saja. Karena saya anggap kamu sudah gagal ketika kemarin
kamu memeluk agama Islam. saya juga yakin kamu juga akan gagal untuk
mempelajari agama lain dengan caramu itu.
Mahasiswa : “Lho. kenapa bisa begitu Pak? Apa alasannya?" (protes)
Dosen : “Dalam ajaran Islam ada larangan untuk
murtad bagi pemeluknya. Sekarang kamu sudah keluar dari Islam. Itu
berati satu ajaran dalam islam belum bisa kamu jalani dengan baik. Itu
kan sama artinya kamu sudah gagal menjadi seorang muslim. Maka saya juga
yakin kamu akan gagal ketika melaksanakan agama lain. Lebih baik kamu
berhasil menjalankan agama Islam dengan baik namun gagal menjalankan
agama lain daripada kamu gagal dalam semua agama.”
Mahasiswa : “!!!!!????”
[muslimdaily/susiyanto]