Oleh Achmad Sjamsudin
Melakukan evaluasi diri atau muhasabah
memang merupakan tuntunan Islam. Hal itu diungkapkan oleh Allah SWT
dalam firman-Nya: "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada
Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah
diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah,
sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS Al-Hasyr
[59]: 18).
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, suatu siang para
sahabat sedang bersama Rasulullah SAW. Lalu, datanglah suatu kaum yang
keadaannya sangat mempri hatinkan. Wajah Rasulullah berubah ketika
melihat mereka. Rasul masuk, kemudian keluar, lalu menyuruh Bilal
mengumandangkan azan dan ikamah.
Rasul pun shalat dan kemudian
berkhutbah: "Wahai sekalian manusia, bertakwalah kalian semua kepada
Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu ...." (QS
An-Nisaa' [4]: 1). Dan, beliau membaca ayat: "... dan hendaklah setiap
diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok
(akhirat)...." (QS Al-Hasyr [59]: 18).
Seketika itu, seorang
sahabat langsung menyedekahkan dinar, dirham, baju, dan kurmanya.
Kemudian, secara berturut-turut diikuti oleh para sahabat yang lain,
hingga sedekah berupa makanan dan baju itu menumpuk seperti dua anak
bukit. Melihat pemandangan yang menyenangkan itu, wajah Rasulullah
berbinar-binar.
Lalu, beliau bersabda bahwa siapa yang berbuat
baik dia akan mendapat pahala dari perbuatannya dan juga pahala dari
orang yang mengikuti kebaikannya itu tanpa mengurangi sedikit pun pahala
orang yang mengikuti jejak kebaikannya itu. Demikian sebaliknya ketika
seseorang berbuat jelek (HR Muslim).
Dari riwayat yang amat
inspiratif tersebut, Ibnu Katsir lalu menafsirkan ayat `... dan
hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk
hari esok (akhirat) ..." tersebut mengandung pengertian:
"perhitungkanlah diri kalian sebelum kalian diperhitungkan oleh Allah
SWT di hari kiamat kelak, dan perhatikanlah amal saleh apa yang sudah
kalian simpan untuk akhirat dan untuk menghadap Tuhan."
Jadi,
muhasabah adalah menghitung diri atau bertanya kepada diri sendiri
tentang amal saleh yang akan menjadi bekal dalam perhitungan (hisab)
Allah SWT pada hari kiamat nanti.
Sebagaimana dialami para sahabat
dalam kisah inspiratif di atas, muhasabah akan langsung meng gerakkan
kita untuk bersegera mengukir amal saleh atau prestasi. Sebab, dengan
muhasabah, kita akan menyadari kebutuhan kita terhadap amal saleh. Bahwa
kita sangat membutuhkan amal saleh untuk bekal di akhirat kelak.
Oleh
karena itu, marilah pada Tahun Baru 1432 H ini atau 2011 M nanti, kita
semua melakukan muhasabah. Kita bertanya pada diri masing-masing, amal
saleh apa yang sudah kita lakukan untuk akhirat kita. Sebab, dengan
muhasabah itu, kita akan optimistis menghadapi tahun baru. Dan,
optimisme itu muncul tiada lain karena karya nyata yang lahir dari
kegiatan muhasabah. Wallahu a'lam.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Total Pageviews
Popular Posts
Followers
Blog Archive
-
▼
2014
(46)
-
▼
Maret
(21)
- Sakit adalah Wujud Kasih Sayang Allah
- Segera Berbuat Baik
- Berbuatlah karena Allah
- Belajar Khusyuk
- Bertasbihlah
- Rahasia Ihklas
- Sayangi Ibu
- Bekerjalah Kamu
- Biar Sedikit Tapi Halal
- Muhasabah
- Ayah : Sahabat Tumbuh Kembang Anak
- Keluarga Penghuni Surga
- Apa yang Kau Cari ?
- Kemana Perginya Doa ...
- Everybody's Changing
- Merenungi Nikmat-Nya
- Lebah dan Lalat
- Pahit Manis Kehidupan ...
- Ukuran Sukses Seorang Ayah
- Mari kita Bulatkan tekad untuk selalu meningkatkan...
- One Day One Juz Al Quran
-
▼
Maret
(21)
Blogroll
Blog Archive
-
▼
2014
(46)
-
▼
Maret
(21)
- Sakit adalah Wujud Kasih Sayang Allah
- Segera Berbuat Baik
- Berbuatlah karena Allah
- Belajar Khusyuk
- Bertasbihlah
- Rahasia Ihklas
- Sayangi Ibu
- Bekerjalah Kamu
- Biar Sedikit Tapi Halal
- Muhasabah
- Ayah : Sahabat Tumbuh Kembang Anak
- Keluarga Penghuni Surga
- Apa yang Kau Cari ?
- Kemana Perginya Doa ...
- Everybody's Changing
- Merenungi Nikmat-Nya
- Lebah dan Lalat
- Pahit Manis Kehidupan ...
- Ukuran Sukses Seorang Ayah
- Mari kita Bulatkan tekad untuk selalu meningkatkan...
- One Day One Juz Al Quran
-
▼
Maret
(21)
Diberdayakan oleh Blogger.
0 komentar:
Posting Komentar