Sesungguhnya kesibukan dunia itu tiada habisnya ...
Seringkali selesainya satu urusan malah memulai urusan lainnya ...
Tetapi di tengah hiruk pikuk dunia ini, janganlah kita lupa tujuan akhir perjalanan kita.
Sepenting-pentingnya urusan dunia, seurgen-urgennya masalah dunia, tidak akan bisa menunda datangnya sang maut!!
Apakah bekal kita sudah cukup? Apakah "tabungan" kita sudah memadai?
Mari kita berbekal dengan sebaik-baik bekal, mari kita siapkan tabungan akhirat.
Jikalau kita tidur 8 jam, maka dalam sehari mata ini akan melek 16 jam.
Marilah diantara melek 16 jam kita tabung 1 jam saja untuk membaca Al Quran. Kita investasikan untuk bekal akhirat nanti.
Apabila kesibukan kita tidak memungkinkan kita membaca Al Quran 1 jam dalam sekali duduk, kita bisa cicil dalam dua, tiga, empat, atau lima kali kesempatan.
Bahkan boleh dibagi dalam sepuluh kali maupun dua puluh kali kesempatan.
Seringkali "kesibukan" itu hanya di benak kita, hanya exist dalam pikiran kita, hanya muncul dalam anggapan kita.
Banyak orang "sibuk" tidak sempat baca Al Quran, tapi masih sempat menonton TV, masih sempat baca facebook, masih sempat buka twitter,masih sempat browsing internet dan masih sempat melakukan banyak hal-hal mubah.
Mari kita perbaiki prioritas kita, kita pentingkan yang paling penting di akhirat nanti.
Kita lanjutkan azzam kita, kita teruskan kembali kebiasaan baik kita. Kita rutinkan kembali One Day One Juz.
0 komentar:
Posting Komentar